Rabu, 12 Oktober 2016

KAMU


Aku tak tau apa yang membuatku seperti ini, menangis tak menentu. Hingga sekarang ak menulis ini, sedangkan aku berada dalam keramaian, tapi hatiku terasa sepi otakku terasa tak tenang. Tiba-tiba senang tiba-tiba menangis. Kenapa masa lalumu menghantui dalam fikiranku. Aku tak tau apa yang membuatnya kembali dalam ingantanku. Maafkan aku, mungkin aku tak seperti mereka yang bisa selalu berada disampingmu. Aku hanya bisa menawan hatimu, dengan keadaanku yang tak sebebas mereka. Mungkin itu yang membuatku takut. Apakah kamu mampu menunggu ku? Apakah kamu siap mendampingiku?
Aku takut hingga air mata ini pun selalu jatuh dengan alasan yang tak jelas. Apa karena memang benar aku mencintaimu melebihi diriku sendiri hingga ku tak mau jika kau pergi dariku lagi..
arghh...entahlah.. yang ku mau saat ini kuatkan ak, yakinkan aku jika aku mampu dan mau menungguku dengan keadaan seperti ini..

Ragu Dan Takut Kehilangan

Entah apa yang membuatku seperti ini selama beberapa hari terakhir. Ingin marah, menangis dengan tiba-tiba tanpa sebab yang tak pasti,, hmmm...entahlahhh.. Aku merasa diriku dalam sebuah keraguan atau entah takut kehilangan. Aku ragu dengan semua yang kujalani saat ini, karena aku takut kehilangan. Kehilangan, karena kehilangan itu menyakitkan.
Apalagi kehilangan seseorang yang mungkin istimewa dalam hidup kita. Dia, dia orang asing yang dulunya aku tak akan pernah tau bisa kenal dengan dirinya. Namun dia sekarang bukan orang asing lagi bagiku. Aku sudah 5 tahun mengenalnya dulu pernah dekat, sempat terpisah dengan berbagai alasan, dan akhirnya setahun kemudia aku berkenalan dengan seseorang. Dan hubunganku beranjak dalam sebuah keseriusan dan aku memutuskan untuk bertunangan. 
Selama bertunangan hubunganku bukannya membaik, tapi semakin lama semakin memburuk hingga akhirnya masalahpun datang, aku dan keluarga memutuskan tuk berpisah. Karena memang sebenarnya hatiku tak pernah utuh untuknya. Entah apa yang membuat aku selalu teringat dan tak bisa berpisah dengan Dia.
Hingga saat itupun tiba, Aku bisa kembali bersama dengan dia. Dia yang sekarang beda sekali dengan dia yang dulu, yaa namanya orang pasti ada fasenya berubah dalam kedewasaan. Aku terasa seperti mimpi saat aku bisa kembali dengannya. Bahagia atau apalah aku tak bisa mengungkapkan perasaanku.. yang jelas satu kata yang aku tau AKU BAHAGIA BERSAMANYA.
Namun kegelisahan itupun hadir dalam beberapa terkhir, entah apa yang meracuni otak ini. Aku takut masa lalu terulang kembali. Aku takut dia pergi dan tinggalkan lagi. Karena aku tak bisa sepenuhnya berada disampingnya, yang setia setiap saat bisa bersamanya. Hubungan LDR pun kujalani dengannya. 
Kalau aku sendiri tak pernah mempersalahkan jika memang harus LDR, tapi aku takut dia tak bisa menjalani dan menungguku.. Aku takut dia pergi..pergi..dan pergi dari aku. Yang ada sampai saat ini aku takut dia pergi. 

Don't Leave me alone.. Please! Because with you I can smile, I can laugh, and I can life with love